Senin, 14 Februari 2011

KEBUSUKAN ALKITAB INDONESIA !!!


Kebusukan Alkitab Indonesia di sini hanya menyangkut
revisi-revisi terhadap kata atau kata-kata tertentu dari teks yang dapat dikatakan "mendekati orisinal" tanpa konfirmasi terlebih dahulu dengan para pengarang Alkitab yang sesungguhnya sehingga mengurangi nilai kesejarahan ayat-ayat tersebut, antara lain: 

1. REVISI KITAB MATIUS: 

2:23 Setibanya di sana iapun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut:
Orang Nazaret.
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 

2:23 Setibanya di sana iapun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut:
Orang Nazorea.
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "Orang Nazorea" menjadi "Orang Nazaret" tanpa dasar yang jelas)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi The Latin Vulgate (sebelum abad ke-15 M): 

2:23 et veniens habitavit in civitate quae vocatur Nazareth ut adimpleretur quod dictum est per prophetas quoniam Nazareus vocabitur 
Versi Greek Stephanos 1550 M:

2:23 kai elthon katokesen eis polin legomenen s=nazareth abt=nazaret opos plerothe to rethen dia ton propheton oti nazoraios klethesetai
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 

2:23 And coming he dwelt in a city called Nazareth: that it might be fulfilled which was said by the prophets: That he shall be called a Nazarene.
Versi Wycliffe New Testament:

2:23 and cam, and dwelte in a citee, that ys clepid Nazareth, that is shulde be fulfillid, that was seid bi profetis, For he shal be clepid a Nazarey. 
Versi New American Bible: 

2:23 He went and dwelt in a town called Nazareth, so that what had been spoken through the prophets might be fulfilled, "He shall be called a Nazorean."
Versi New Revised Standard Version:

2:23 There he made his home in a town called Nazareth, so that what had been spoken through the prophets might be fulfilled, "He will be called a Nazorean."  
Catatan:

Di antara dakwaan-dakwaan yang ditujukan terhadap
Petrus, salah satunya menyebutkan "Yesus dari Nazaret" (Matius 26:71), dan satu lagi menyebutkan "Yesus, orang dari Nazaret" (Markus 14:67). Pernyataan pertama sebenarnya merupakan terjemahan yang salah-arah dari kata Yunani Nazorean (A. Stegemann H - 1998 B. Perjanjian Matius 2:23 C. Kee HC - 1971), sedangkan pernyataan kedua merupakan terjemahan yang salah-arah dari istilah Yunani Nazarene. Istilah Yunani Nazorean dan Nazarene merupakan transliterasi (Nazarenoi atau Nazoraios) dari kata bahasa Arama Nasren atau Nasraya, yang berarti para pemelihara. Pada gilirannya, kata bahasa Arama itu bisa ditelusuri kembali pada istilah Nazir dalam bahasa Ibrani, yang berarti suci, kudus, atau pemantang. Jika sekte-sekte dan subsekte-subsekte agama Yahudi pada abad pertama Masehi dijajarkan pada poros keagamaan, dimana kutub kiri mewakili liberalisme Yahudi, dan kutub kanan mewakili konservatisme religius, maka kaum Farisi akan berada di tengah-tengah, sedangkan kaum Essene dan Nazorea akan berada di ujung kanan.   

Jadi, siapakah, dan apakah sebenarnya,
orang-orang Nazorea itu? Sederhananya, mereka adalah kelompok yang sama yang dirujuk dalam perjanjian Lama sebagai orang-orang Nazarite atau Nazirite. Nazarite atau Nazorea adalah seseorang yang melaksanakan sumpah pemantangan dan kesetiaan penuh kepada Hukum Musa, dimana sumpah semacam ini bisa berlaku selama hidup atau untuk jangka waktu trertentu. Aturan-aturan khusus yang mengatur periode menjadi seorang Nazarite atau Nazorea disebutkan satu per satu dalam Kitab Bilangan 6:1-21 dalam Alkitab, tetapi tidak diulangi dalam bab ini. Namun demikian, dijelaskan bahwa orang-orang Nazarite atau Nazorea dicirikahasi dengan penolakan mereka untuk memotong rambut, dengan pemantangan mutlak terhadap alkohol dan seluruh minuman yang berasal dari anggur, dengan penolakan mutlak untuk berada dekat jenazah, dan sebagainya. Tokoh-tokoh alkitabiah termasyur yang diidentifikasi sebagai orang-orang Nazarite atau Nazorea antara lain : Samson (Hakim-hakim 13:1-24; 16:13-17); Samuel (1 Samuel 1:1-22); mungkin Yohanes (Yahya) Sang Pembaptis, mungkin juga James, imam pertama gereja Kristen di Yerusalem (Kisah Para Rasul 21:17-26); dan untuk sementara Paulus (Kisah Para Rasul 21:17-26). Namun demikian, penggambaran alkitabiah mengenai Yesus Kristus sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan penggambaran tentang seorang Nazorea, karena seorang Nazorea tidak akan pernah menerima apapun yang berasal dari buah anggur, dan tidak bisa mendekati Lazarus yang sudah meninggal, yang oleh Yesus, melalui kekuasaan Allah, konon dibangkitkan dari kematian (Yohanes 11:38-44).  

Jadi, tidak ada hubungannya antara frasa "Orang Nazorea" (atau "Orang Nazarene") dengan kota Nazaret. Sekali lagi,
orang-orang Nazorea adalah orang-orang yang memiliki keyakinan tertentu terhadap Hukum Musa yang para penganutnya tidak hanya ada di kota Nazaret, tetapi tersebar di seluruh wilayah Israel.

Lebih jauh, nubuat yang "dikutip" Matius tentang "Orang Nazorea" di atas, tidak ditemukan dalam naskah Perjanjian Lama. Singkatnya, Matius memiliki nubuat
menyimpang yang "dikutip" yang sama sekali tidak ada! Kesalahan-kesalahan yang bertimbunan!  
2. REVISI KITAB MATIUS:

19:16. Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "
Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" 
19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang
baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."  
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 
19:16 Ada seorang datang kepada Yesus dan berkata: "
Guru yang baik, perbuatan apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?"
19:17 Jawab Yesus: "Mengapa engkau memanggil-Ku
Guru yang baik?  Hanya Satu yang baik, yaitu Tuhan. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah-Nya. 
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "Guru yang baik" menjadi "perbuatan baik" dan menghilangkan kata "Tuhan" yang merujuk kepada Allah, agar seolah-olah Yesus adalah Allah)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 

19:16 And behold one came and said to him: Good master, what good shall I do that I may have life everlasting? 
19:17 Who said to him: Why askest thou me concerning good? One is good, God. But if thou wilt enter into life, keep the commandments. 
Versi King James 1611 M: 

19:16 And, behold, one came and said unto him, Good Master, what good thing shall I do, that I may have eternal life? 
19:17 And he said unto him, Why callest thou me good? there is none good but one, that is, God: but if thou wilt enter into life, keep the commandments.  

3. REVISI KITAB MATIUS:

4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea,
wilayah bangsa-bangsa lain
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":
4:15 "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea,
yang dihuni orang-orang non Yahudi
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "yang dihuni orang-orang non Yahudi" menjadi "wilayah bangsa-bangsa lain" untuk mempersempit kontradiksi dengan ayat yang dikutip dan telah dimodifikasi oleh pengarang/penerjemah Matius dari Kitab Yesaya 9:1)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:
4:15 Land of Zabulon and land of Nephthalim, the way of the sea beyond the Jordan, Galilee of the Gentiles:
Versi King James 1611 M:

The land of Zabulon, and the land of Nephthalim, by the way of the sea, beyond the Jordan, Galilee of the Gentiles;
Catatan:

Pengarang/penerjemah Matius membual bahwa misi kerasulan Yesus bukan hanya untuk orang-orang Israel atau Yahudi saja, tetapi juga untuk orang-orang dari bangsa-bangsa lain, karenanya, frasa "pelbagai umat" dalam teks Yesaya 9:1 yang menjadi rujukan Matius, diubah menjadi "orang-orang non Yahudi" dalam Matius 4:15. Selengkapnya, baca:
Distorsi Matius 7.

4. REVISI KITAB MATIUS:

12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada
bangsa-bangsa
12:21 Dan kepada-Nyalah
bangsa-bangsa akan berharap."
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal":
12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada
orang-orang non Yahudi
12:21 Dan kepada-Nyalah
orang-orang non Yahudi akan berharap."
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah frasa "orang-orang non Yahudi" menjadi "bangsa-bangsa" untuk mempersempit kontradiksi dengan ayat-ayat yang dikutip dan telah dimodifikasi oleh pengarang/penerjemah Matius dari Kitab Yesaya 42:1,4)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 
12:18 Behold my servant whom I have chosen, my beloved in whom my soul hath been well pleased. I will put my spirit upon him, and he shall shew judgement to the Gentiles.
12:21 And in his name the Gentiles shall hope.
Versi King James 1611 M: 

12:18 Behold my servant, whom I have chosen; my beloved, in whom my soul is well pleased: I will put my spirit upon him, and he shall shew judgement to the Gentiles.
12:21 And in his name shall the Gentiles trust.
Catatan:

Pengarang/penerjemah Matius membual bahwa misi kerasulan Yesus bukan hanya untuk orang-orang Israel atau Yahudi saja, tetapi juga untuk orang-orang dari bangsa-bangsa lain, karenanya, frasa "bangsa-bangsa" dan "segala pulau" dalam teks Yesaya 42:1,4 yang menjadi rujukan Matius, diubah menjadi "orang-orang non Yahudi" dalam Matius 12:18,21. Selengkapnya, baca:
Distorsi Matius 10.

5. REVISI KITAB YOHANES:

2:4 Kata Yesus kepadanya
(ibunya): "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."  
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 

2:4 Kata Yesus kepadanya
(ibunya): "Mau apakah engkau dari pada-Ku, perempuan? Saat-Ku belum tiba."   
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah kata "perempuan" menjadi "ibu", agar lebih sopan)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 

2:4 And Jesus saith to her: Woman, what is that to me and to thee? My hour is not yet come. 
Versi King James 1611 M: 

2:4 Jesus saith unto her, Woman, what have I to do with thee? mine hour is not yet come. 

6. REVISI KITAB 1 SAMUEL: 

6:19. Dan Ia membunuh beberapa orang Bet-Semes, karena mereka melihat ke dalam tabut TUHAN; Ia membunuh
tujuh puluh orang dari rakyat itu. Rakyat itu berkabung, karena TUHAN telah menghajar mereka dengan dahsyatnya. 
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 
6:19. Dan Ia membunuh beberapa orang Bet-Semes, karena mereka melihat ke dalam tabut TUHAN; Ia membunuh
lima puluh ribu tujuh pulu orang dari rakyat itu. Rakyat itu berkabung, karena TUHAN telah menghajar mereka dengan dahsyatnya. 
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah jumlah "50.070" menjadi "70" saja untuk mempersempit kontradiksi dengan Kitab Kejadian 8:21)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 
6:19 But he slew of the men of Bethsames, because they had seen the ark of the Lord, and he slew of the people seventy men, and fifty thousand of the common people. And the people lamented, because the Lord had smitten the people with a great slaughter.  
Versi King James 1611 M:

6:19 And he smote the men of Bethshemesh, because they had looked into the ark of the LORD, even he smote of the people fifty thousand and threescore and ten men: and the people lamented, because the LORD had smitten many of the people with a great slaughter. 

7. REVISI KITAB 2 SAMUEL: 

17:25 Absalom telah mengangkat Amasa menggantikan Yoab untuk mengepalai tentara. Amasa adalah anak seorang yang bernama Yitra, seorang
Ismael yang telah memperisteri Abigal binti Nahas, saudara perempuan Zeruya ibu Yoab. 
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 
17:25 Absalom telah mengangkat Amasa menggantikan Yoab untuk mengepalai tentara. Amasa adalah anak seorang yang bernama Yitra, seorang
Israel yang telah memperisteri Abigal binti Nahas, saudara perempuan Zeruya ibu Yoab. 
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah kata "Israel" menjadi "Ismael" untuk menghilangkan kontradiksi dengan Kitab 1 Tawarikh 2:17)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi The Latin Vulgate (sebelum abad ke-15 M): 
17:25 Amasam vero constituit Absalom pro Ioab super exercitum Amasa autem erat filius viri qui vocabatur Iethra de Hiesreli qui ingressus est ad Abigail filiam Naas sororem Sarviae quae fuit mater Ioab  
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 
17:25 Now Absalom appointed Amasa in Joab's stead over the army: and Amasa was the son of a man who was called Jethra, of Jezrael, who went in to Abigail the daughter of Naas, the sister of Sarvia who was the mother of Joab. 
Versi King James 1611 M:

17:25 And Absalom made Amasa captain of the host instead of Joab: which Amasa was a man's son, whose name was Ithra an Israelite, that went in to Abigail the daughter of Nahash, sister to Zeruiah Joab's mother. 

8. REVISI KITAB 2 SAMUEL: 

24:13 Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: "Akan datangkah menimpa engkau
tiga tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau...
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 

24:13 Kemudian datanglah Gad kepada Daud, memberitahukan kepadanya dengan berkata kepadanya: "Akan datangkah menimpa engkau
tujuh tahun kelaparan di negerimu? Atau maukah engkau...
(Para penerjemah Alkitab Indonesia merubah kata "tujuh" menjadi "tiga" untuk menghilangkan kontradiksi dengan Kitab 1 Tawarikh 21:12)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 
24:13 And when Gad was come to David, he told him, saying: Either seven years of famine shall come to thee in thy land: or thou shalt...

Versi King James 1611 M:
24:13 So Gad came to David, and told him, and said unto him, Shall seven years of famine shall come to thee in thy land? or wilt thou...

9. REVISI KITAB LUKAS:

3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan
menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, 
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 

3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, 
(Para penerjemah Alkitab Indonesia menambah frasa "menurut anggapan orang" untuk menciptakan persepsi baru bagi umat Kristen)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

3:23 And Jesus himself was beginning about the age of thirty years: being (as it was supposed) the son of Joseph, who was of Heli, who was of Mathat,  
Versi King James 1611 M: 

3:23 And Jesus himself began to be about thirty years of age, being (as was supposed) the son of Joseph, which was the son of Heli, 
Catatan:

Kata-kata yang terdapat di dalam
tanda kurung merupakan tambahan dari penerjemah!

10. REVISI KITAB LUKAS: 

24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.  
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 
24:42 Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng
dan sebuah sarang madu.
(Para penerjemah Alkitab Indonesia menghilangkan frasa "dan sebuah sarang madu" tanpa alasan yang jelas)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini:
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M:

24:42 And they offered him a piece of a broiled fish and a honeycomb. 
Versi King James 1611 M:

24:42 And they gave him a piece of a broiled fish, and of an honeycomb. 

11. REVISI KITAB 2 KORINTUS: 

12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi--
kamu katakan--dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.  
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 

12:16 Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya. 
(Para penerjemah Alkitab Indonesia menambah frasa "kamu katakan" untuk menciptakan persepsi baru bagi umat Kristen)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 

12:16 But be it so: I did not burthen you: but being crafty, I caught you by guile.  
Versi King James 1611 M: 

12:16 But be it so, I did not burden you: nevertheless, being crafty, I caught you with guile. 

12. REVISI KITAB YOHANES: 

13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan
Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. 
13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah
Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu;  
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 

13:13 Kamu menyebut Aku kepala (guru) dan
tuan, dan katamu itu tepat, sebab begitulah Aku. 
13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah
tuan dan kepala (guru)-mu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; 
(Para penerjemah Alkitab Indonesia menerjemahkan kata "lord" atau "master" sebagai "Tuhan" agar seolah-olah Yesus adalah Tuhan, padahal arti kata-kata tersebut bersifat relatif: kepala, tuan, pemimpin, redaktur, sri paduka raja, dan lain-lain)
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi Douay-Rheims Bible 1582 M: 

13:13 You call me Master and Lord. And you say well: for so I am. 
13:14 If then I being your Lord and Master, have washed your feet; you also ought to wash one another?s feet.  
Versi King James 1611 M: 

13:13 Ye call me Master and Lord: and ye say well; for so I am. 
13:14 If I then, your Lord and Master, have washed your feet; ye also ought to wash one another's feet. 
Versi New American Bible:

13:13 You call me 'teacher' and 'master,' and rightly so, for indeed I am. 
13:14 If I, therefore, the master and teacher, have washed your feet, you ought to wash one another's feet. 
Catatan: 

Kata "Lord" dalam Perjanjian Lama memang dapat diterjemahkan sebagai "Tuhan" atau "God", namun maknanya juga bisa bervariasi. Tetapi dalam konteks ini ia tidak tepat diterjemahkan sebagai "Tuhan". Sesungguhnya, terjemahan yang tepat untuk kata "Lord" dalam konteks ayat di atas adalah "tuan" bukan "Tuhan"! Bukti-buktinya dapat dilihat di bawah ini:   

1 Petrus 3:6. sama seperti Sara taat kepada Abraham dan menamai dia tuannya
(his Lord). Dan kamu adalah anak-anaknya, jika kamu berbuat baik dan tidak takut akan ancaman.   

Mazmur 82:6. Aku sendiri telah berfirman: "Kamu
(umat Israel) adalah Allah (God), dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian.    
Mazmur 110:1. Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN
(Lord) kepada tuanku (my lord): "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu." 

Keluaran 7:1. Berfirmanlah TUHAN
(Lord) kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah (God) bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu. 

Sekali lagi, Yesus adalah pemimpin/tuan, bukan Tuhan, hal ini dapat dibuktikan dengan pernyataan Yesus lainnya, yang sama-sama ditulis oleh penulis yang sama:   

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah
(God) yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.   
Yohanes 5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.  

Jika Yesus adalah Tuhan, maka seharusnya pernyataan Yesus di atas adalah sebagai berikut:   

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa kamu
(umat Israel) mengenal Aku, satu-satunya Allah (God) yang benar, dan mengenal Paulus Tarsus yang telah Aku utus.  
Yohanes 5:30 Aku dapat berbuat apa saja dari diri-Ku sendiri, Aku menghakimi sesuai dengan apa yang kamu
(umat Israel) kerjakan, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku berkehendak atas segala sesuatu dari diri-Ku sendiri.   

[QS. 19:30. Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini
hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.] 

Lebih jauh, dalam versi Alkitab Indonesia, seluruh kata "lord" yang menunjuk kepada Yesus, diterjemahkan sebagai "Tuhan".
Benar-benar buat-buatan!    
13. REVISI NAMA "ELOHIM" DAN "JAHWEH":

Dalam versi Alkitab Indonesia, seluruh kata "Elohim" dan "Jahweh" dalam Perjanjian Lama, masing-masing diterjemahkan sebagai "Allah" dan "Tuhan Allah" (atau "Tuhan" saja), padahal "Elohim" dan "Jahweh" adalah nama-nama Tuhan yang sebenarnya dari umat Yahudi Israel yang menunjukkan kekhasan dari suku-suku tertentu di Israel (Kerajaan Israel
utara dan selatan). Mengapa seenaknya dirubah? Berikut contoh-contohnya: 
Kitab Kejadian versi Alkitab Indonesia: 

1:1. Pada mulanya
Allah menciptakan langit dan bumi. 
2:4. Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika
TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, 
Terjemahan yang tepat dari teks "orisinal": 

1:1. Pada mulanya
Elohim menciptakan langit dan bumi. 
2:4. Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika
Tuhan Jahweh menjadikan bumi dan langit, 
Perhatikan teks-teks Alkitab yang lebih tua di bawah ini: 
Versi The Darby Translation:

2:4 These are the histories of the heavens and the earth, when they were created, in the day that Jehovah Elohim made earth and heavens,
Versi World English Bible: 

2:4 This is the history of the generations of the heavens and of the earth when they were created, in the day that Yahweh God made earth and the heavens.

DAN LAIN SEBAGAINYA.

Begitu mudahnya firman Tuhan dalam Alkitab ditambah, dikurangi, dihilangkan, dan dirubah semaunya sendiri !!!  



Wassalaam.

 

INJIL ATAU BULLSHIT (LIE) ???


Secara harfiah, arti kata Ibrani Injil * adalah kabar gembira. Beberapa waktu yang lalu, para sarjana alkitabiah1 di United States of America berhasil merekonstruksi peristiwa bersejarah berupa kronologi waktu kompilasi kitab-kitab kanonik yang konon dinamakan Injil. Rekonstruksi tersebut secara ringkas diikhtisarkan sebagai berikut: 

Kitab Kanonik                     Waktu Kompilasi

Markus                                         65-85 M
2

Matius                                          80-90 M
3

Lukas                                          80-110 M
4

Yohanes                                     85-115 M
5  

Yesus, yang konon menjadi actor utama dalam kitab-kitab tersebut, hidup tidak lebih dari tahun 36 M. Asumsi ini didasarkan pada kurun waktu Pontius Pilatus menjadi pejabat gubernur Yudaea dari tahun 26 hingga 36 M.6 Pontius Pilatus konon menyerahkan Yesus kepada orang-orang Yahudi untuk disalibkan.7

Dengan mengasumsikan bahwa Yesus disalib pada pertengahan masa pemerintahan Pontius Pilatus, atau sekitar tahun 30 M, bahwa waktu kompilasi Kitab Markus sekitar tahun 75 M, dan bahwa waktu kompilasi Kitab Yohanes sekitar tahun 100 M, maka terdapat kurun waktu kira-kira 45 tahun antara waktu penyaliban Yesus dan waktu kompilasi-awal
Injil atau kira-kira 70 tahun antara waktu penyaliban Yesus dan waktu kompilasi-akhir Injil

Bahwa Yesus bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga setelah penyalibannya,
8 sama sekali tidak dapat dijadikan patokan untuk menghitung kurun waktu kompilasi Injil, oleh karena dasar "kebangkitan-kembali Yesus" ini bukan didasarkan pada apa yang dinamakan fakta ilmiah, tetapi didasarkan pada ayat-ayat yang termaktub di dalam Injil. Bahkan, secara mengejutkan, beberapa kitab apokrif9 justru membantah tegas penyaliban Yesus, yang berarti tidak ada peristiwa "kebangkitan-kembali Yesus". Karenanya, satu-satunya cara penghitungan kurun waktu kompilasi Injil yang paling tepat adalah dengan menghitungnya dari peristiwa penyaliban yang konon dialami oleh Yesus ini. 

Berkenaan dengan waktu kompilasi keempat kitab kanonik, yang diduga umat Kristen sebagai
Injil, maka ayat-ayat kitab kanonik berikut ini, yang secara khusus berbicara tentang Injil, patut dipertanyakan: 

Kitab Markus:  

1:14 Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan
Injil Allah,
1:15 kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada
Injil!"  

1:38 Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan
Injil, karena untuk itu Aku telah datang." 
1:39 Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan
Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.  

3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan
Injil  

8:35 Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena
Injil, ia akan menyelamatkannya.  

10:29 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena
Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,  

13:10 Tetapi
Injil harus diberitakan dahulu kepada semua bangsa.  

14:9 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja
Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."  

16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah
Injil kepada segala makhluk. 

16:20 Merekapun pergilah memberitakan
Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. 
Kitab Matius:

4:23 Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan
Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.

9:35. Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan
Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.  

11:1. Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan
Injil di dalam kota-kota mereka. 
24:14 Dan
Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."  

26:13 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja
Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."  
Kitab Lukas:  

4:43 Tetapi Ia
(Yesus) berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus."
4:44 Dan Ia memberitakan
Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.  

8:1. Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan
Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia,  

9:6 Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan  
Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat. 

20:1. Pada suatu hari ketika Yesus mengajar orang banyak di Bait Allah dan memberitakan
Injil, datanglah imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta tua-tua ke situ,  

PERTANYAAN: 

Setelah memperhatikan ayat-ayat
Injil di atas dan menimbang kronologi waktu kompilasi Injil, maka: 

1.
Injil yang bagaimanakah yang diajarkan Yesus kepada manusia pada masa itu? 

2. Mengapakah
Injil, yang diklaim umat Kristen sebagai Kitab Tuhan, harus ditunggu kedatangannya selama kurun waktu kira-kira 45 hingga 70 tahun setelah kepergian Yesus dari dunia?  

3. Bagaimanakah aktivitas keagamaan murid-murid dan para pengikut Yesus sebelum disusunnya
Injil? Kitab apakah yang mereka pakai sebagai pedoman aktivitas keagamaan?  


Ketiga pertanyaan berstruktur di atas, harus dapat dijelaskan secara logis dan memuaskan oleh umat Kristen berkenaan dengan klaim mereka terhadap keempat kitab kanonik yang diduga sebagai
Injil. Jika tidak, maka keempat kitab kanonik: Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes, patut mendapat predikat bullshit (lie).10


Persoalan-persoalan di atas menjadi semakin kacau dan rumit, oleh karena
Paulus Tarsus dalam suratnya yang ke-4 kepada orang-orang di Galatia, mengaku telah menerima Injil bukan dari manusia, tetapi melalui penyataan Yesus secara langsung:

1:11. Sebab aku menegaskan kepadamu, saudara-saudaraku, bahwa
Injilyang kuberitakan itu bukanlah injil manusia.
1:12. Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus.
Injil yang bagaimanakah yang diterima Paulus dari Yesus ini?

Keterangan:
 
1. Harus dibedakan pengertian antara "sarjana alkitabiah" dan "penganut Kristen". Seorang "sarjana alkitabiah" belum tentu seorang penganut Kristen, demikian pula sebaliknya, seorang "penganut Kristen" belum tentu seorang sarjana alkitabiah. 2. A) Duncan GB (1971) B) Davies JN (1929a) C) Moffat J (1929) D) Sundberg AC (1971) E) Pherigo LP (1971) F) Asimov I (1969) G) Mack BL (1996) H) Nineham DE (1973) I) Leon Dufour X (1983) 3. A) Duncan GB (1971) B) Sundberg AC (1971) C) Kee HC (1971) D) Leon Dufour X (1983) E) Mack BL (1996) F) Fenton JC (1973)  4. A) Mack BL (1996) B) Asimov I (1969) C) Duncan GB (1971) D) Baird W (1971) E) Sunberg AC (1971) 5. A) Mack BL (1996) B) Duncan GB (1971) C) Shepherd MH (1971) D) Leon Dufour X (1983) 6. A) Josephus F (1988) B) Asimov I (1969) C) Baird W (1971) D) Duncan GB (1971) E) Leon Dufour X (1983) 7. Markus 15:15; Matius 27:26; Lukas 23:25; Yohanes 19:16 8. Markus 16:6; Matius 28:6; Lukas 24:6; Yohanes 20:9 9. Kitab-kitab apokrif Perjanjian Baru yang secara tegas membantah penyaliban Yesus: Barnabas, Dua Kitab Jeus, Wahyu Petrus, Risalah Kedua Set Agung, dan Perbuatan-Perbuatan Yohanes. Kitab-kitab ini merupakan bagian dari 41 kitab apokrif yang dikompilasikan dari sumber-sumber: A) Platt RH, Brett JA (eds) B) Cameron R (1982) C) Pagels E (1979) D) Robinson JM (1990) E) Hennecke E, Schneemelcher W, Wilson RM (1963)  10. Mack BL (1996) 
Rujukan:
 
- Asimov I (1968): Asimov's Guide to the Bible: Volume II. The New Testament. New York, Avon Books.
- Baird W (1971):
The gospel according to Luke. Dalam Laymon CM (1971b): The Interpreter's One-Volume Commentary on the Bible. Nashville, Abingdon Press, 1971.
- Cameron R (1982):
The Other Gospels: Non-Canonical Gospel Texts. Philadelphia, The Westminster Press.
- Davies JN (1929a):
Mark. Dalam Eiselen FC, Lewis E, Downey DG (1929): The Abingdon Bible Commentary. New York, Abingdon-Cokesbury Press.
- Duncan GB (1971):
Chronology. Dalam Laymon CM (1971b): The Interpreter's One-Volume Commentary on the Bible. Nashville, Abingdon Press, 1971.
- Fenton JC (1973):
Saint Matthew. Baltimore, Penguin Books.
- Hennecke E, Schneemelcher W, Wilson RM (1963):
New Testament Apocrypha. Volume I. Gospels and Related Writings. Philadelphia, The Westminster Press.  
- Josephus F (1988):
Jewish Antiquities. Dalam Majer PL (trans.): Josephus: The Essential Writings. A Condensation of Jewish Antiquities and The Jewish War. Grand Rapids, Kregel Publications.
- Kee HC (1971):
The gospel according to Matthew. Dalam Laymon CM (1971b): The Interpreter's One-Volume Commentary on the Bible. Nashville, Abingdon Press, 1971.
- Leon Dufour X (1983):
Dictionary of the New Testament. San Francisco, Harper & Row.
- Mack BL (1996):
Who Wrote The New Testament?: The Making of the Christian Myth. San Francisco, Harper.
- Moffat J (1929):
The formation of the New Testament. Dalam Eiselen FC, Lewis E, Downey DG (1929): The Abingdon Bible Commentary. New York, Abingdon-Cokesbury Press.
- Nineham DE (1973):
Saint Mark. Baltimore, Penguin Books.
- Pagels E (1979):
The Gnostic Gospels. New York, Random House.
- Pherigo LP (1971):
The gospel according to Mark. Dalam Laymon CM (1971b): The Interpreter's One-Volume Commentary on the Bible. Nashville, Abingdon Press, 1971.
- Platt RH, Brett JA (eds):
The Lost Books of the Bible and The Forgotten Books of Eden. New York, The World Publishing Co.
- Robinson JM (1990):
The Nag Hamadi Library in English. San Francisco, Harper. Nag Hamadi, sebuah wilayah di Mesir, adalah tempat ditemukannya berbagai kitab apokrif dan dokumen-dokumen lainnya yang berhubungan erat dengan gereja Kristen awal (penggalian tahun 1945). 
- Shepherd MH (1971):
The gospel according to John. Dalam Laymon CM (1971b): The Interpreter's One-Volume Commentary on the Bible. Nashville, Abingdon Press, 1971.
- Sundberg AC (1971):
The making of the New Testament canon. Dalam Laymon CM (1971b): The Interpreter's One-Volume Commentary on the Bible. Nashville, Abingdon Press, 1971. 
Kontroversi: 

* Umat Islam berkeyakinan, bahwa satu-satunya kitab yang secara khusus diwahyukan Allah kepada Yesus untuk disampaikan kepada Bani Israel adalah Injil. Sementara itu, umat Kristen beranggapan, bahwa yang dimaksud dengan Injil adalah empat kitab --dari lebih 45 kitab-- yang menjadi canon Perjanjian Baru: Markus, Matius, Lukas, dan Yohanes. Klaim mereka didasarkan pada pernyataan pengantar Markus:
1:1. Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.
Serupa, tetapi berbeda warna.  
Catatan:

Penulisan inisial
I pada kata Injil baik dalam Markus 1:1, Galatia 1:11, maupun dalam ayat-ayat kitab kanonik yang konteksnya dinisbahkan ke mulut Yesus, adalah dengan huruf besar. Ini menunjukkan bahwa kata Injil dalam ayat-ayat tersebut tidak dapat diterjemahkan secara harfiah sebagai kabar gembira, tetapi ia bermakna sebagai sebuah kitab.


Wassalaam.

 

ALKITAB MENGUTUK POHON NATAL !!!



 
 
Tidak ada perayaan Natal tanpa pohon Natal. Inilah yang saat ini dirayakan oleh orang-orang kafir dari golongan Kristen setiap tanggal 25 Desember. Padahal, sebagaimana dapat dibaca dari buku-buku sejarah, perayaan Natal dan pohon Natal sudah ada semenjak zaman dahulu kala, jauh sebelum Yesus dilahirkan. Perayaan Natal ini sesungguhnya merupakan tradisi lama dari para penganut penyembah berhala. 

Barulah pada abad keempat Masehi perayaan Natal ini diadopsi menjadi perayaan kelahiran Yesus oleh orang-orang kafir Kristen. Padahal, bukan saja tidak mungkin Yesus dilahirkan pada tanggal 25 Desember, akan tetapi, tanggal 25 Desember itu sendiri diyakini sebagai tanggal lahirnya para berhala (tuhan-tuhan buatan manusia) yang disembah oleh orang-orang kafir pada masa jauh sebelum Yesus. 

Secara tegas, Alkitab/Bibel mengutuk keras perayaan Natal dan pohon Natal, berikut petikan ayat-ayatnya: 
Yeremia 10:2-4:   "Beginilah firman Tuhan: "Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak, orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang."

Jadi, Alkitab/Bibel sendiri dengan tegas mengutuk keras pembuatan pohon Natal. Mengapa umat Kristen yang mengklaim Alkitab sebagai pedoman hidupnya malah justru menodai firman Tuhannya sendiri?  


Wassalaam.


Ribuan Kontradiksi Al-Qur'an dan Al-Kitab

Banyak orang Mengatakan  Kalau tidak ada perubahan didalam Al-Kitab. ITU SALAH!


FIRMAN ALLAH AL-QUR'AN:
"Apakah kamu masih mengharapkan mereka (Bani Israel) akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar Firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?" (QS.Al-Baqoroh:75)



 RATAPAN NABI YEREMIA:
"Bagaimanakah kamu berani berkata: 'Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN?' Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong." (Yeremia 8:8)



TIPU DAYA PAULUS TARSUS:
"Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya." (2 Korintus 12:16)


itu semua cukup membukikan kalau Alkitab telah mengalami perubahan. oleh manusia.

Minggu, 02 Januari 2011

Pesan Terakhir Boden Powel Sebelum ia Meninggal

Baden-powellJALAN nyata menuju kebahagiaan ialah membahagiakan orang lain. Berusahalah agar kamu dapat meninggalkan dunia ini dalam keadaan yang lebih baik daripada tatkala kamu tiba di dalamnya.”
Kalimat ini milik Robert Stephenson Smyth Baden-Powell. Ditulis dalam suratnya, sebelum Bapak Pandu itu wafat. Semangat pandu, adalah membantu. Saya hanya ingin berbagi pesan terakhir Kak Robert yang wafat 8 Januari 1941. Ia sempat dituding berpraktik homoseksual terhadap anak-anak, tapi isu itu kita bahas lain kalilah.
Ini kali, berikut surat terakhir Baden Powell:
Dear Scouts,
If you have ever seen the play Peter Pan you will remember how the pirate chief was always making his dying speech because he was afraid that possibly when the time came for him to die he might not have time to get it off his chest. It is much the same with me, and so, although I am not at this moment dying, I shall be doing so one of these days and I want to send you a parting word of good-bye.
Remember, it is the last you will ever hear from me, so think it over.
I have had a most happy life and I want each one of you to have as happy a life too.
I believe that God put us in this jolly world to be happy and enjoy life. Happiness doesn’t come from being rich, nor merely from being successful in your career, nor by self-indulgence. One step towards happiness is to make yourself healthy and strong while you are a boy, so that you can be useful and so can enjoy life when you are a man.
Nature study will show you how full of beautiful and wonderful things God has made the world for you to enjoy. Be contented with what you have got and make the best of it. Look on the bright side of things instead of the gloomy one.
But the real way to get happiness is by giving out happiness to other people. Try and leave this world a little better than you found it and when your turn comes to die, you can die happy in feeling that at any rate you have not wasted your time but have done your best. “Be Prepared” in this way, to live happy and to die happy—stick to your Scout promise always—even after you have ceased to be a boy—and God help you to do it.
Your Friend,
BADEN-POWELL.
++++++++++++++++
Para Pandu yang kucinta,
Jika kamu pernah melihat sandiwara Peter Pan maka kamu akan ingat, mengapa pemimpin bajak laut menyampaikan pesan sebelum meninggal. Karena ia takut bila tak sempat lagi mengeluarkan isi hatinya, jika tiba saat menutup mata. Demkian halnya dengan diriku. Meskipun waktu ini aku belum akan meninggal, namun saat itu akan tiba jua bagiku. Maka, aku ingin menyampaikan kepadamu sekedar kata perpisahan, minta diri.
Ingatlah, bahwa ini adalah pesanku yang terakhir bagimu. Maka, renungkanlah.
Hidupku sangat bahagia dan harapanku mudah-mudahan kamu sekalian juga mengenyam kebahagiaan dalam hidupmu seperti aku.
Aku yakin, Tuhan menciptakan kita dalam dunia yang bahagia untuk hidup berbahagia dan bergembira. Kebahagiaan tidak timbul dari kekayaan, juga tidak dari jabatan yang menguntungkan ataupun dari kesenangan bagi diri sendiri. Jalan menuju kebahagiaan ialah membuat dirimu lahir dan batin sehat dan kuat pada waktu kamu masih anak-anak, sehinga kamu dapat berguna dan dapat menikmati hidup, jika kamu kelak dewasa.
Usaha menyelidiki alam akan menimbulkan kesadaran dalam hatimu, betapa banyaknya keindahan dan keajaiban yang diciptakan oleh Tuhan di dunia ini supaya kamu menikmatinya.
Lebih baik melihat kebagusan-kebagusan pada suatu hal daripada mencari kejelekan-kejelekannya. Jalan nyata menuju kebahagiaan ialah membahagiakan orang lain. Berusahalah agar kamu dapat meninggalkan dunia ini dalam keadaan yang lebih baik daripada tatkala kamu tiba di dalamnya. Dan bila giliranmu tiba untuk meninggal, maka kamu akan meninggal dengan puas, karena kamu tak menyia-nyiakan waktumu. Sedialah utuk hidup dan meninggal dengan bahagia. Masukkanlah paham itu senantiasa dalam Janji Pandumu –- meskipun kamu bukan anak-anak lagi-–dan Tuhan akan berkenan mengaruniai pertolongan padamu dalam usahamu.
Temanmu,
Baden Powell

Dasa Dharma





Dasa Dharma

Scout That:

1. Piety Towards God
2. Natural Love and affection of fellow human beings
3. Patriot who Politely And Knight
4. Like Disobedient and Discussion
5. willing to Help And Stoic
6. Diligent, Skilled, And Ecstatic
7. Efficient, Thorough, And Earthy
8. Discipline, Daring, and Loyal
9. responsible and trustworthy
10 Holy in mind, the word, and Deed

Love Poems

Love Poems

oleh Fadhil Geraldi pada 03 Januari 2011 jam 11:44


Love poems for my beloved who are Currently Out There

Title: the love that will not be Lost

My love, When I think ...
during the time we first
We are always together in love and grief
You always give me support
Love us now ...Like the wind.
Come and Go so. ..
Where are you now I'm waiting for you ...
If your heart is still open for me.
or anyone else who has been filling up Space in your heart ... ...
You're my first love.
Although plenty of girls out there that awaits me. ..
But I will faithfully waiting for you to return to my arms

from: first lover (FADHIL GERALDI FADHLULLAH)